Categories
Rumah

Tips Agar Rumah Lama Menjadi Nyaman Kembali

pernahkah anda merasa bosan dengan tampilan hunian yang telah ditempati selama bertahun-tahun? Jika iya, tentunya kita memiliki keinginan untuk mengubahnya. Namun mengubah tampilan rumah dengan cara merenovasi ulang rumah tentu memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Cara yang dapat kita terapkan untuk mengubah tanpa harus merenovasi ulang tampilan rumah adalah dengan menggunakan secondary skin. Ada banyak cara yang mudah untuk diterapkan untuk membuat secondary skin yang estetis dan fungsional dengan menggunakan kreasi material yang mudah untuk diterapkan. salah satu cara yang cukup mudah untuk diterapkan adalah dengan menerapkan panel-panel pada bagian rumah yang ingin kita ubah tampilannya. Pemasangan panel-panel dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita akan secondary skin tersebut. Misalnya sebagai pelindung dari sinar matahari ataupun penambah privasi di dalam ruangan. kita dapat memberikan jarak di antara panel agar sinar matahari tetap dapat masuk ke ruangan, dan kita masih mendapatkan pandangan ke arah luar rumah.

Penggunaan secondary skin dengan cara tersebut juga dapat memberikan fungsi estetis, yakni memberikan tampilan yang berbeda pada rumah. kreasi bentuk panel dapat digunakan sebagai secondary skin yang mengedepankan nilai estetis. Permainan bentuk panel yang berupa bilah lurus dapat memberikan nuansa yang elegan, sekaligus klasik pada rumah. kita dapat memanfaatkan bentuk tersebut dengan menyusunnya menjadi sebuah pola yang sederhana, misalnya vertikal maupun horisontal. Penyusunan panel dengan pola tersebut tetap dapat menghadirkan karakter yang elegan pada dinding rumah, namun tetap berkesan simpel. Pemasangan pola panel juga dapat digunakan pada bagian rumah yang memiliki banyak ruang sisa, misalnya pada dinding fasad. Jika kita memiliki dinding yang tinggi, kita dapat memasang panel-panel sebagai secondary skin, untuk mencegah kesan flat pada tampilan rumah.

Pada area seperti ini, kita bebas mengkreasikan panel-panel tersebut ke bentuk apapun, asalkan tetap menampilkan karakter yang estetis pada fasad. Pola pemasangan panel pada fasad tidak hanya berupa sebuah bidang yang datar dan lurus. kita pun dapat mengkreasikannya dengan membuat lengkungan pada panel. karena itu kita membutuhkan material panel yang memiliki ketahanan tinggi. Misalnya dengan menggunakan material pengganti kayu. Panel-panel tersebut juga dapat dipasang secara acak, maupun divariasikan ukurannya, sehingga dapat memberikan tampilan yang atraktif pada secondary skin di fasad rumah kita.

PENggANtI KAyu SEbAgAI PENghIAS

RumAh sebagai material alternatif untuk membuat secondary skin, kita dapat menggunakan material pengganti kayu inovatif, seperti yang diproduksi oleh Conwood. Papan berbasis semen ini dapat dibentuk sedemikian rupa, sehingga cukup aman jika ingin dibentuk melengkung. selain itu juga dapat digergaji, agar kita dapat memilih ukuran yang sesuai dengan kebutuhan kita. keunggulan lain dari produk ini adalah tanah terhadap cuaca dan bebas rayap, sehingga perawatannya cukup mudah. Oh ya jangan Lupa pasang genset di rumah anda. Dengan adanya genset kamu tifak perlu khawatir lagi bila lampu mati tiba tiba. Pastikan genset bergaransi anda di beli di agen jual genset jakarta terpercaya

Categories
Rumah

Ide Rumah Interior Dapur di Bali yang Bersih

Ide Rumah Interior Dapur di Bali yang Bersih – Tidak hanya estetika, material dan desain dapur juga harus dicermati agar dapur tampak senantiasa bersih. S ekarang ini, dapur tidak lagi harus ditempatkan pada area belakang rumah. Entah itu dapur “kotor” maupun “bersih”, kini dapur banyak ditempatkan pada ruang tengah, sebagai salah satu elemen dekoratif pada ruangan. Namun harus diingat, sebagai tempat memasak, dapur merupakan area yang paling berisiko kotor. Jangan sampai keinginan kita untuk menampilkan dapur secara modern justru menjadi kekurangan, karena kondisi dapur yang kotor dan kusam.Ari Endra Kristianto, orang yang dipercaya oleh pemilik rumah ini untuk menangani pengerjaan dapurnya, sangat memperhatikan sisi kebersihan ketika mendesain dapur ini. Pemilik rumah menginginkan dapur yang memiliki fungsi sebagai pantry dan dapur kotor. Tidak hanya itu, dapur tersebut juga jarang digunakan, yang justru akan membuat dapur mudah kotor. Menurut Ari, pertimbangan material dapur tidak hanya sekadar awet, tapi juga tahan kotoran, dan perawatannya yang mudah.

Oleh karena itu, kabinet bermaterial beton kemudian dipilih Ari karena lebih awet dan tidak lembap. Sementara, top table menggunakan material granit untuk mendapatkan kesan mewah dan menciptakan paduan material yang kontras. Pada dindingnya, keramik ukuran 25 cm x 40 cm dipilih sebagai pelapisnya karena sifatnya yang mudah dibersihkan. Ari mengaku tidak menggunakan kaca karena sifatnya yang rentan terhadap jamur. Terlebih lagi, material keramik memiliki warna dan motif yang lebih bervariasi dibandingkan kaca. Alih-alih menggunakan bentuk L, desain dapur yang berupa I-line diterapkan oleh Ari karena lebar ruangan yang tidak terlalu luas. Pemilik rumah memang menginginkan dapur yang berkesan lapang agar dapat bersinergi dengan ruang makan yang terletak di ruang yang sama. Tidak hanya itu, desain I-line juga dipilih karena di rumah tersebut terdapat banyak anak-anak. Dengan desain I-line yang tidak memakan banyak tempat, aktivitas anak-anak di dalam ruangan diharapkan tidak terganggu. Lebih dari pada itu, desain tersebut juga dianggap lebih dapat menjamin keamanan dan kenyamanan anak-anak. Oh ya jangan lupa bekali rumah anda dengan genset yang berkualitas. Misalnya saja merek perkins. Genset perkins cocok di gunakan di wilayah bali dimana sering terjadi pemadaman listrik secara tiba tiba. Pastikan anda membeli genset dari supplier jual genset bali yang bergaransi resmi