Categories
News

3 Karakteristik Kota Kota di Australia

Jika anda ingin melanjutkan studi di kota di Australia, kurang afdal rasanya jika anda tidak mengetahui beberapa karakter kota kota di Australia lebih mendalam. Pemahaman ini penting agar anda ketika berkuliah di Australia tidak terlalu awam dan memudahkan diri sendiri dalam menjalani proses perkuliahan di negara persemakmuran Inggris ini.

Baca Juga: Tips Memilih Souvernir pernikahan

Mengenal Karakteristik Kota Kota di Australia Lebih Dekat

  1. Memahami struktur politik di Canberra

Pada bagian pertama, anda mesti memahami secara struktur politik beberapa kota di Australia, terutama kota kota besar adalah ibukota negara bagian, misal seperti Canberra, Sydney, Darwin, Hobart, Brisbane dan Perth adalah ibukota negara bagian dan juga ada yang pernah menjadi ibukota negara bagian sebelumnya.

Canberra adalah ibukota negara federal yang baru setelah sebelumnya Australia memiliki ibukota yang lama, yaitu Melbourne. Kenapa memahami struktur politik di beberapa kota di Australia penting?
Karena terkait dengan kebijakan, biaya hidup dan juga budaya antara satu negara bagian dengan negara bagian yang lain tentu saja berbeda. Australia adalah negara berbentuk sistem federal yang terjadi atas beberapa bagian, nah ibukota federal Australia ini berlokasi di Canberra (atau biasa dikenal dengan ACT, Australian Capital Territory)

Sementara ada sekitar delapan negara bagian di australia yang masing masing memiliki ibukota bagian sendiri. Nah, di beberapa negara bagian ini ada beberapa yang mempunyai sistem pendidikan sendiri, biaya hidup yang berbeda antara satu negara bagian dengan negara bagian yang lain, serta dihuni oleh kalangan pelajar yang tentu saja berbeda.

  1. Iklim di Darwin

Pada bagian selanjutnya setelah memahami struktur politik kota-kota di Australia, anda perlu memahami struktur geografis beberapa kota kota di Australia. Kota-kota yang mendiami wilayah Australia bagian utara seperti Darwin (disini juga ada beberapa universitas terkemuka yang menjadi tujuan beberapa mahasiswa Indonesia)

Iklim empat musim di Darwin tidak terlalu ekstrim dibandingkan dengan kota-kota lain, misalnya jika terjadi musim panas, musim panas Darwin cenderung mirip dengan Indonesia, hal ini karena letak Darwin yang berada lebih dekat dengan garis khatulistiwa.

Sementara sisa tujuh negara bagian lainnya memiliki struktur geografis yang sama seperti negara empat muslim lainnya. Kadangkadal mengalami musim empat musim yang ekstrem seperti terjadi beberapa tahun lalu suhu panas di kota Australia di Melbourne terlalu sangat panas, sementara suhu dingin di Pulau Tasmania ternyata melebihi kondisi biasanya. Nah, jika anda mempertimbangkan letak geografis sebagai tujuan studi anda, cobalah dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan anda ingin studi di kota yang mana.

  1. Biaya Hidup di Kota Besar Australia

Selain persoalan struktur politik dan geografis, hal yang paling penting adalah persebaran universitas di Australia cenderung merata. Di pusat-pusat negara bagian, seperti di ibukotanya selalu terdapat universitas besar yang bisa menjadi tujuan anda studi, misalnya di Canberra terdapat Australian National university, sementara di Adelaide terdapat University of Adelaide, di Perth terdapat University of Perth dan berikut seterusnya di berbagai kota besar di Australia.

Informasi yang menarik sesungguhnya adalah ternyata biaya biaya hidup di beberapa kota di atas cukuplah berbeda. Nah, ini tentunya memasuki info yang cukup penting terkait kota-kota di Australia bukan? Pada umumnya kota kota besar di Australia seperti Canberra, Sydney, Melbourne dan Perth adalah empat besar kota dengan biaya hidup paling mahal.

Hal ini karena struktur kota tersebut berada di pusat bisnis kelas menengah Australia, contoh paling nyata adalah Sydney dan Melbourne dimana menjadi pusat pertumbuhan bisnis retail, apartment, bisnis perdagangan, pengapalan dan industri strategis lainnya. Hal ini adalah jawaban mengapa kota kota di Australia yang menjadi pusat bisnis selalu memiliki biaya hidup dan biaya sewa apartemen yang tinggi.

Lalu apakah kota-kota di Australia juga memiliki biaya hidup yang standar? Tentu saja ada, di beberapa kota di Australia seperti Darwin, Adelaide dan Hobart merupakan kota yang masuk dalam biaya hidup standar Australia (jangan bandingkan dengan biaya hidup di Indonesia, karea secara kurs dollar Australia saja sudah berbeda, anda akan pusing jika selalu mengkalkulasikan biaya hidup di Australia dan Indonesia dengan selalu mengacu pada kurs dollar).

Tiga kota di atas memiliki biaya hidup standar layaknya kota biasa, tidak terlalu ramai, cukup untuk lingkungan kuliah, memiliki hiburan yang standar, transportasi yang memadai dan tentu saja membuat peluang anda untuk kuliah berhemat pasti anda.

Cara Menghemat Biaya Saat Kuliah Di Australia

Berkuliah di kota-kota besar di Australia memiliki banyak peluang untuk melakukan strategi penghematan. Beberapa strategi penghematan yang dilakukan adalah dengan mengurangi jajan di luar, anda bisa memasak sendiri di apartemen dan juga melakukan pembelian bahan masakan grosir setiap di akhir pekan. Australia memiliki beberapa grosir yang selalu memberikan harga murah ketika toko mau tutup atau cuci gudang.

Jika anda bosan, anda bisa ke toko-toko asia yang memiliki banyak bumbu asia sehingga anda bisa memasak sesuai selera dengan lidah orang Indonesia. Soal bahan-bahan yang dibutuhkan, tenang saja karena kedekatan geografis ini, di kota kota Australia bahan masakan asia dan Indonesia mudah ditemukan tetapi dengan harga yang berbeda dengan di Indoensia. Tentu saja karena ada biaya ongkos kirim dan penyimpanan.

Selain melakukan strategi penghematan, Australia juga mempunyai kebijakan bagi pelajar untuk kerja part time di beberapa sector kuliner di kota di Australia. Misalnya anda bisa bekerja part time menjadi pelayan restoran atau pencuci miring.

Anda juga bisa bekerja part time menjadi sopir angkutan atau bahkan menjadi staff administrasi universitas. Tenang saja semua pekerjaan part time ini akan digaji sesuai dengan standar australi, ya akan tetapi tidak terlalu besar seperti bekerja full time, yang terpenting anda tetap mendapatkan biaya tambahan kuliah bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *