Categories
News

Tiga Dara Bag4

Laki-laki datang dan pergi, datar, dengan cerita yang putus-putus. Dalam Tiga Dara 1957, laki-laki juga datang dan pergi dan datar. Tapi si nenek menghadirkan ambiguitas yang kocak dalam menampilkan posisi perempuan: ia, wanita, mendominasi rumah tangga itu; tapi benarkah ia bebas dari nilai-nilai yang mengungkung perempuan? Dalam karya Nia Dinata persoalan itu tak ada. Aksen yang kuat bagi ke-perempuanan bahkan masuk ke lirik lagu-lagu. Mengagumkan, tapi ini membuat Ini Kisah Tiga Dara penting sebagai statemen, tak impresif sebagai musikal. Lagu-lagunya diberi tugas mengusung pesan verbal. Dan ketika nyanyian juga dipertautkan dengan tari, lagu-lagu itu seakanakan kehilangan peran.

Categories
Parenting

Aku Melahirkan Di Mana, Ya

Masuk trimester ketiga kehamilan, sebaiknya Mama sudah punya pilihan tempat untuk melahirkan si buah hati. Pilihan di mana Mama akan melahirkan, dapat berpengaruh terhadap banyak hal, seperti: jaminan keselamatan, perasaan nyaman, dan pengalaman batin. Umumnya, semakin nyaman kondisi seorang mamil, semakin mudah pula proses persalinan.

Baca juga : Kerja di Jerman

Secara garis besar, ada tiga pilihan tempat bagi Mama untuk melahirkan, yaitu di unit bersalin rumah sakit, klinik bersalin atau bidan, dan di rumah. Sebenarnya, selama kehamilan Mama sehat, tidak ada komplikasi, dan dibantu oleh tenaga medis yang andal, melahirkan di mana saja relatif aman, kok. TIGA PILIHAN Sebelum Mama memutuskan akan memilih tempat yang mana, berikut sedikit gambarannya masing-masing. ‘ RUMAH SAKIT Di rumah sakit biasanya ada berbagai dokter ahli yang siap membantu Mama jika terpaksa berhadapan dengan kondisi darurat. Pertolongan nyeri dan peralatan cenderung lebih lengkap.

Hanya saja, unit bersalin rumah sakit biasanya ramai sehingga kurang privasi, apalagi jika Mama memilih perawatan kelas dua atau tiga. ‘ KLINIK BERSALIN ATAU BIDAN Kelengkapan alat dan tenaga medis di klinik bersalin atau bidan, biasanya tidak selengkap di rumah sakit. Bagi Mama yang kehamilannya sehat dan tidak ada komplikasi, Mama yang suka suasana sederhana dan tidak terlalu ramai, maka klinik bersalin adalah pilihan yang cocok. ‘ RUMAH Mama yang memilih melahirkan di rumah masih tidak sebanyak Mama yang memilih melahirkan di rumah sakit atau klinik.

Alasan keselamatan adalah salah satu faktor utama. Sekalipun dibantu tenaga medis, rumah tidak dilengkapi alat yang selengkap di rumah sakit atau klinik. Namun, jika Mama sudah diizinkan oleh dokter obgin untuk melahirkan di rumah dan dokter obgin atau bidan mau datang membantu, tentu tidak mengapa melahirkan di rumah. Apalagi, rumah adalah tempat yang sangat privasi dan mungkin Mama merasa lebih nyaman menjalani persalinan di tempat yang tidak ada orang lain yang tak dikenal.

Sumber : https://ausbildung.co.id/